Modal Auxiliaries
Suatu kelompok kata dalam bahasa Inggrisyang tidak termasuk dalam ‘the eight part of speech, tetapi mempunyai peranan yang besar dalam pembentukan kalimat, adalah Modal Auxsiliaries atau kata kerja bantu. Kata kerja bantu dalam kalimat selalu dipakai bersama dengan kata kerja yang lain (verb), fungsinya untuk melengkapi atau menambah arti kata kerja tersebut.
Bentuk-bentuk kata kerja bantu yang umum adalah:will,would,can,could,shall,should,ought to,may and must
- WILL
>Akan;manyatakan keadaan atau kegiatan yang akan terjadi.
exp: I will go tomorrow
>Juga mengandung makna janji atau yekad yang akan dilakukan.
exp: I will ask him when I see him.
>Juga dipakai untuk menyatakan suruhan/permintaan secara halus/sopan, dan menyatakan undangan.
exp: will you open the window?
- SHALL
>Dulunya ‘shall’ dipakai untuk menggantikan ‘will’ dalam arti a di atas jika pelakunya adalah ‘I atau we’. Tapi sekang ‘will’ lebih sering dipakai.
exp:
I shall go to your house. (dulu)
I will go to your house. (kini)
>Kadang-kadang dipakai untuk menyatakan tekad yang kuat.
exp: I shall get her.
>Juga digunakan dalam bentuk pertanyaan untuk meminta nasehat atau persetujuan.
exp: shall we ask your friend now?
- CAN
>Dapat;menyatakan kemampuan.
exp:
Dinar can swim.
Ali can drive a car.
- COULD
>Merupakan bentuk lampau dari ‘can’, jadi menyatakan kemampuan pada waktu yang lampau.
exp: He could play tennis when he was young.
>Juga dipakai untuk menyatakan permintaan dengan cara yang lebih sopan.
exp: Could you help me a moment?
>Menyatakan suatu pilihan dari kemungkinan yang ada yang belum diputuskan.
exp: I could go with you or with her.
>Untuk menyatakan suatu kemungkinan yang lemah.
exp: He could be at home.


thank’s for the grammar……
During the markup to Quarter Deliberation 2267, the tabulation proposing online gambling usual, foe Spencer Bachus repeatedly referred to an article in the Orlando Sentinel as heralding the incipient dangers of Internet gaming. Bachus said the paper bemoaned the seduce Internet cafes posed to children, and argued this meant accepting online casinos means subjecting kids to risk.
Bachus repeated the citation a number of times during the course of the colloquy not later than the Theatre Financial Services Committee, as if he had discovered a strict grain of act gaming proponents could not refute nor digest. But the Alabama Republican had either accidentally or pointedly muddied the splash with misleading information.
I appreciate the information!